Thursday, 27 April 2017
Review

Beginilah Cara Merawat Tali Pusat Bayi Yang Baru Lahir

cara-merawat-tali-pusat-bayi-baru-lahir-6unkixtzq6

Sewaktu masih berada dalam rahim, bayi mendapatkan makanan dan oksigen melalui plasenta atau tali pusat. Setelah bayi dilahirkan, tali pusat dipotong karena sudah tidak lagi berfungsi sebagai alat penghantar makanan. Pangkal tali pusat yang berwarna putih, bening, dan mengkilat baru putus setelah bayi berusia sekitar 1 sampai 3 minggu. Biasanya tali pusat yang belum putus akan membuat bayi rewel karena tidak nyaman. Bayi merasa sakit bila tali pusatnya yang masih lembap itu tersentuh. Karena itu, tali pusat perlu mendapat perawatan .

Merawat Tali Pusat Bayi Yang Baru Lahir juga penting untuk mencegah tetanus neonatorum, yang dapat menyebabkan kematian. Tubuh bayi yang baru lahir belum cukup kuat menangkal kuman infeksi. Karena itu, tali pusat harus dalam keadaan bersih dan tetap kering sampai tali pusat mengering, menyusut, dan lepas dari pusat bayi .

Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir ialah menjaga agar tali pusat tetap kering dan bersih. Perawatan tali pusat yang benar dan lepasnya tali pusat dalam minggu pertama secara bermakna mengurangi insiden infeksi pada neonatus.

  1. Pertahankan sisa tali pusat dalam keadaan terbuka agar terkena udara dan tutupilah dengan kain bersih secara longgar.
  2. Lipatlah popok di bawah sisa tali pusat.
  3. Jika tali pusat terkena kotoran atau tinja, cuci dengan sabun dan air bersih , dan keringkan betul-betul.
  4. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum merawat tali pusat.
  5. Bersihkan dengan lembut kulit di sekitar tali pusat dengan kapas basah, kemudian bungkus dengan longgar/tidak terlalu rapat dengan kasa bersih/steril.
  6. Popok atau celana bayi diikat di bawah tali pusat, tidak menutupi tali pusat untuk menghindari kontak dengan feses dan urin.
  7. Hindari penggunaan kancing, koin atau uang logam untuk membalut tekan tali pusat
  8. Jagalah tali pusat dalam keadaan bersih dan kering .

Untuk mencegah tali pusat dari infeksi, maka tali pusat harus tetap bersih dan kering. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

  • Selalu cuci tangan sebelum menyentuh plasenta.
  • Jika tali plasenta kotor atau memiliki banyak darah kering, bersihkan dengan alkohol70% atau minuman alkohol dosis tinggi atau gentian violet. Bisa juga menggunakan sabun dan air.
  • Jangan meletakan benda apapun di atas tali plasenta.

Jika Anda menemukan tanda-tanda infeksi, seperti timbul nanah, bau, atau lingkaran kemerahan di sekitar tali pusat, segera hubungi dokter anak. Nanah yang keluar, bisa dibersihkan dengan pembersih yang aman untuk bayi, semoga bermanfaat.

Post Comment